Pengobatan Hepatitis C

Saat ini ada tiga jenis interferon dan kombinasi interferon dan ribavirin yang digunakan untuk mengobati hepatitis C.
Pemilihan pengobatan ditentukan oleh biokimia, virologi, dan bila perlu, biopsi hati, bukan ada atau tidak adanya gejala.

Hepatitis

Interferon diberikan dengan suntikan, dan mungkin memiliki sejumlah efek samping termasuk gejala mirip flu termasuk sakit kepala, demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, depresi, muntah, dan penipisan rambut.
Interferon juga dapat mengganggu produksi sel darah purih dan trombosit dengan menekan sumsum tulang. Tes darah periodik diperlukan untuk memantau sel darah dan trombosit .

Ribavirin dapat menyebabkan anemia berat tiba-tiba, juga menyebabkan cacat lahir sehingga penderita wanita harus menghindari kehamilan selama pengobatan dan 6 bulan sesudahnya. Efeka sampingnya berbeda untuk setiap penderita.
Sekitar 50-60% dari pasien merespon pengobatan padan awalnya, pembersihan virus terjadi pada sekitar 10-40% pasien. Perawatan dapat diperpanjang dan diberi waktu kedua untuk mereka yang kambuh setelah pengobatan awal.
Pengobatan ulang dengan interferon memberikan penghapusan virus dalam 58% dari pasien yang diobati selama satu tahun.


>>> Pengobatan Hepatitis Herbal, Klik Detail Disini!


This entry was posted in gejala hepatitis and tagged , , , , . Bookmark the permalink.