Pengobatan Hepatitis B

Infeksi hepatitis B akut biasanya tidak memerlukan pengobatan. Dalam kasus yang jarang terjadi dapat menyebabkan gagal hati .
Pasien dengan gagal hati akibat hepatitis B akut harus dievaluasi untuk transplatasi hati.
Penting untuk dipahami bahwa tidak setiap orang dengan hepatitis B kronis perlu menjalani pengobatan. Anda harus bicara dengan dokter mengenai hal itu. Apakah anda memutuskan untuk memulai pengobatan atau tidak, anda harus memeriksakan diri secara rutin ke dokter.
Saat ini ada tujuh pengobatan untuk hepatitis B yang bisa memperlambat perkembangan virus dan mengurangi resiko penyakit hati yang lebih serius di kemudian hari :
Interferon Alpha yang diberikan dengan suntikan selama enam buolan sampai satu tahun, atau kadang-kadang lebih lama. Obat dapat menyebabkan efek samping seperti gejala mirip flu, depresi, dan sakit kepala.
Pegylated interferon yang diberikan dengan suntikan selama enam bulan sampai satu tahun. Obat dapat menyebabkan efek samping seperti gejala flu dan depresi.
Lamivudine (Epivir-HBV, Zeffix atau Heptodin) adalah pil dengan sedikit efek samping, untuk setidaknya satu tahunan.
Adefovir dipivoxil (hepsera) adalah pil dengan sedikit efek samping, untuk setidaknya satu tahun atau lebih.
Entecavir (baraclude) adalah pil dengan sedikit efek samping, untuk setidaknya satu tahun atau lebih.
Telbivudine (tyzeka, sebivo) , adalah pil dengan sedikit efek samping , untuk setidaknya satu tahun atau lebih.
Tenofovir, adalah pil dengan sedikit efek samping, untuk setidaknya satu tahun atau lebih.


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Gejala dan Virus Hepatitis B and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *