Gejala Hepatitis A Pada Anak

Gejala hepatitis A pada anak – gejala hepatitis A pada anak adalah beberapa tanda tanda atau ciri ciri yang bisa menimbulkan penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Penyakit hepatitis A adalah penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kotor dan juga bisa disebabkan oleh makanan yang kotor. Penyakit hepatitis A ini bisa menyebabkan penyakit kanker hati. Jenis hepatitis ini memilki beberapa macam, ada penyakit hepatitis A, penyakit hepatitis B, dan penyakit  hepatitis C.

penyebab-hepatitis

Cara mengobati penyakit hepatitis A adalah bisa dengan menggunakan temulawak, yang bahan ini tidak menimbulkan efek samping dalam menggunakannya. Kemudian ada juga cara mencegah penyakit hepatitis ini dengan memakan makanan yang mengandung protein didalamnya serta menghindarkan atau menjauhkan minuman yang mengandung alkohol. Selain itu ada juga gejala hepatitis A pada anak ini.

Gejala hepatitis A pada anak 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa gejala hepatitis A pada anak ini. Dan berikut gejalanya adalah :

  • Bisa menyebabkan pusing kepala

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah bisa menyebabkan pusing pada bagian kepala. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan rasa mual

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah akan menyebabkan rasa mual. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan muntah muntah

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah akan menyebabkan muntah muntah. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan sakit tenggorokkan

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah bisa menyebabkan sakit pada bagian tenggorokkan. Biasanya sakit pada bagian tenggorokkan akan susah atau sulit untuk menelan makanan atau minuman. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan nyeri pada bagian sendi

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah bisa menyebabkan nyeri pada bagian sendi. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan nyeri pada bagian perut

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah bisa menyebabkan nyeri pada bagian perut. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa menyebabkan penyakit kuning

Salah satu gejala hepatitis A pada anak adalah bisa menyebabkan penyakit kuning. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit hepatitis A ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit penyakit hepatitis A ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit hepatitis A ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Posted in gejala hepatitis | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Hepatitis A

Gejala Penyakit Hepatitis A – Yang dapat merusak hati tidak hanya penyakit kanker hati saja, tetapi yang dapat merusak hati juga bisa dari penyakit hepatitis. Penyakit hepatitis ada berbagai macam jenis yang di tandai dengan huruf alfabet untuk tingkat keparahan nya. dan yang paling awal penyakit hepatitis a. Yang dapat terjadi karena penularan utama nya dari kotoran penderita penyakit hepatitis sebelum nya. umum nya dari faktor kebersihan sehingga jika mendapati tempat yang kotor dan di tinggali dalam jangka waktu yang cukup lama tidak hanya dapat menyebabkan penyakit diare saja tetapi juga bisa menjadi penyebab penyakit hepatitis jenis a. Jika virus hepatitis sudah memasuki tubuh maka virus tersebut akan merusak hati jika tidak diobati dengan segera.

penyakit hepatitis

penyakit hepatitis

Gejala Penyakit Hepatitis A

Gejala hepatitis cukup ringan tetapi bisa berkembang menjadi semakin buruk jika tidak segera di atasi dengan baik. dan gejala penyakit hepatitis a ada yang merasakan nya dan ada juga yang tidak akan terjadi, dan gejala hepatitis bisa seperti sebagai berikut :

  • Pusing kepala

Gejala penyakit hepatitis a yang awal bisa menimbulkan rasa pusing kepala yang akan menyerang tiba tiba seperti penyakit vertigo. Hal ini dapat terjadi karena tubuh telah di masuki oleh virus sehingga di infeksi oleh virus dengan cepat sehingga efek gejala hepatitis yang di rasakan oleh tubuh yang pertama adalah rasa pusing yang akan menyerang kepala.

  • Mual dan muntah

Mual dan muntah dapat terjadi dan menjadi gejala penyakit hepatitis a jika penderita nya mengkonsumsi makanan yang telah tercemar oleh virus hepatitis. Mual dan muntah akan berlangsung lama dan sering, tergantung pada setiap orang karena gejala hepatitis yang di rasakan akan berbeda.

  • Sakit tenggorokan

Mungkin jika tenggorokan sakit ketika di gunakan untuk menelan akan berpikiran bahwa sedang menderita radang tenggorokan. Tetapi selain radang tenggorokan maka bisa jadi rasa sakit yang di rasakan adalah salah satu dari gejala penyakit hepatitis a. Karena virus tidak hanya dapat membuat rasa mual dan muntah saja, tetapi juga akan membuat sakit ketika menelan pada tenggorokan. Sehingga yang telah merasakan gejala hepatitis tidak memiliki niat untuk makan karena khawatir pada rasa sakit yang akan muncul ketika menelan makanan.

  • Nyeri sendi

Nyeri sendi atau nyeri otot juga menjadi gejala penyakit hepatitis a yang mungkin untuk terjadi. Karena persendian pun juga dapat di infeksi oleh virus dan akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri jika persendian di gunakan untuk melakukan aktifitas. Gejala hepatitis yang akan menyebabkan sakit persendian bisa di atasi dengan menggunakan obat pereda nyeri, tetapi sebaik nya menggunakan obat alami agar tidak memberatkan kerja hati yang sedang di ganggu oleh virus hepatitis.

  • Penyakit kuning

Memiliki kulit putih atau coklat tetapi suatu hari merubah menjadi pucat hingga ke kuningan, maka hal itu menandakan jika sedang mengalami gejala penyakit hepatitis a. Karena gejala hepatitis akan menandakan bahwa perubahan kulit yang normal akan menjadi kuning dan bayak di sebut dengan penyakit kuning. Tidak hanya kulit, bahkan mata juga bisa menjadi kuning.

  • Nyeri pada perut

Jika tidak sehingga untuk menyentuh perut dan merasakan sakit ketika di sentuh, maka hal itu menandakan bahwa hati sudah mengalami pembengkakan sehingga menyebabkan rasa nyeri atau sakit pada perut. Hal ini juga merupakan gejala hepatitis yang umum terjadi jika hati telah di infeksi oleh virus terlalu parah.

Pengobatan Penyakit Hepatitis A

Untuk mengatasi gejala penyakit hepatitis a yang telah terjadi bisa di lakukan langkah pengobatan. pengobatan yang dapat di lakukan bertujuan untuk menghentikan infeksi oleh virus yang semakin parah, hingga dapat menyebabkan penyakit komplikasi pada organ tubuh yang lain nya. biasa nya akan di berikan obat seperti vaksin yang akan menghilangkan virus yang ada di dalam tubuh. dan juga jika masih belum terlalu parah pengobatan nya bisa hanya dengan beristirahat dengan cukup sehingga akan mengurangi rasa lelah yang berlebihan akibat dari penyakit hepatitis. Dan juga menjaga makanan agar mengurangi gejala mual dan juga muntah yang berlebihan.

Tetapi jika penyakit hepatitis tidak diobati atau hanya di biarkan saja maka akan membuat penyakit komplikasi akan bermunculan. Penyakit komplikasi yang dapat terjadi bisa gagal hati. Gagal hati dapat terjadi karena fungsi hati telah di rusak oleh virus terlalu parah dan akhir nya akan mudah sekali mimisan dan juga mengalami kerontokan rambut yang terlalu parah. Cairan yang ada di dalam tubuh juga tidak dapat di olah dengan baik karena metabolisme tubuh akan mengalami gangguan atau hambatan. Dan cairan banyak berkumpul pada kaki atau pun pada perut yang akan menyebabkan perut menjadi buncit.

Mencegah Hepatitis

Untuk mencegah hepatitis bisa melakukan istirahat yang cukup dan juga banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein. Dan juga agar tidak mengganggu hati semakin parah sebaik nya jika ingin mengkonsumsi obat obatan pilih yang tidak terlalu tinggi dosis nya, sehingga akan membuat hati bekerja lebih keras. tinggalkan juga minuman yang beralkohol yang menjadi pemicu hepatitis.

Posted in Gejala Hepatitis A | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Hepatitis Pada Ibu Hamil

Gejala Hepatitis pada Ibu HamilPenyakit hepatitis merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Selain itu juga penyakit hepatitis tidak terbatas hanya dari usia dan jenis kelamin. Penyakit hepatitis bisa menyerang ibu hamil. Harus tetap di waspadai mengenai iterus atau juga gejala sakit kuning yang bisa saja terjadi akibat dari penyakit hepatitis virus. Sedangkan di negara-negara berkembang, biasanya wanita hamil lebih mudah terkena penyakit hepatitis virus akibat dari masalah sanitasi dan juga karena asupan nutrisi yang kurang baik. Hal ini masih bisa dianggap wajar, karena memang penyebab yang lebih signifikan dari penyakit hepatitis virus adalah akibat dari lingkungan yang buruk dan juga karena masalah nutrisi yang kurang terjaga dengan baik. menurut salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil sekitar 9,5% penyakit hepatitis virus biasanya terjadi di saat usia trisemester pertama, yakni 32% dari trisemester kedua, dan sebanyak 58% kasus lebih terjadi pada usia kehamilan di trisemester ketiga.

Gejala Hepatitis Pada Ibu Hamil

Gejala Hepatitis Pada Ibu Hamil

Gejala Hepatitis pada Ibu Hamil 

Gejala hepatitis pada ibu hamil dikatakan beruntung jika mereka mengalami penyakit hepatitis di usia trisemester I dan paling lambat terjadi pada trisemester yang kedua, karena gejala hepatitis pada ibu haml biasanya tidak menimbulkan gejala yang berat. Walaupn begitu, gejala hepatitis pada ibu hamil masih terbilang ringan, untuk penderita penyakit hepatitis ini masih bisa melakukan pemeriksaan dan bahkan bisa dirawat dirumah sakit agar mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Walaupun memang ada, biasanya akan dikonsultasikan dengan dokter langsung.

Gejala hepatitis pada ibu hamil akan berubah menjadi berbahaya jika menyerang ibu hamil yang usia kehamilan sudah mulai memasuki trisemester ketiga atau yang akan melakukan proses persalinan. Dan selain itu, secara umum biasanya penderitanya tidak akan menunjukkan gejala yang fulminant. Mortalitas yang terjadi juga biasanya sangat tinggi daripada wanita yang sedang dalam masa tidak hamil. Adanya defisiensi engenai faktor lipotropic yang dibarengi dengan keperluan janin pada nutrisi yang lama kelamaan semakin meningkat pada akhirnya menjadi penyebab si penderita lebih mudah mengalami penyakit acute hepatic necrosis dan untuk kondisi ini, maka faktor gizi menjadi suatu hal yang harus segera dicukupi dengan jumlah yang baik.

Menurut pakar kesehatan banyak yang menyimpulkan mengenai bahwa berat serta ringannya dari gejala hepatitis pada ibu hamil semua tergantung dari kecukupan asupan gizi si ibu hamil. Dan jika wanita hamil mendapatkan asupan gizi yang baik, terlebih kekurangan asupan protein, maka infeksi virus hepatitis biasanya akan memberikan gejala hepatitis pada ibu hamil yang semakin lebih berat lagi. Dan selain itu juga, gejala hepatitis virus juga bukan hanya mengganggu wanita hamil saja, namun juga akan mempengaruhi pada kondisi si cabang bayi. Baik disaat masih berada dalam kandungan dan juga setelah proses dilahirkan. Penularan yang terjadi dari penyakit hepatitis itu sendiri untuk beberapa cara yakni adalah lewat plasenta, lewat air susu ibu, dan terjadinya usatu kontak langsung antara si bayi dan juga ibunya. Dan disaat itulah, kontaminasi yang terjadi lewat darah serta tinja disaat proses persalinan berlangsung.

Cara mencegah gejala hepatitis pada ibu hamil adalah dengan melakukan beberapa langkah dibawah ini yakni :

  1. Memberikan immunoglobulin sebanyak 0,1 cc/kg untuk wanita hamil yang sedang mengalami kontak langsung dengan si penderita penyakit hepatitis.
  2. Memastikan bahwa asupan dari kebutuhan gizi untuk wanita hamil, yang paling utama adalah dengan mencukupi kebutuhan dari asupan proteinnya.
  3. Untuk proses kehamilan yang selanjutnya, maka sebaiknya diberikan jarak paling tidak adalah 6 bulan dari proses persalinan yang pertama.

Hal yang harus diingat mengenai dampak dan bahaya dari penyakit hepatitis bagi si ibu dan janin adalah meningkatkan angka kejadian dari abortus atau aborsi, partus prematums, dan juga terjadinya pendarahan. Resiko yang terjadi bagi janin didalam kandungan adalah bayi lahir prematur, dan juga angka kematian janin serta penularan dari penyakit hepatitis virus. Selain itu, kelainan dari kongenital yang terjadi di janin hingga saat ini masih belum dilaporkan, dan transmisi dari virus hepatitis dari ibu ke anak yang terjadi transplasental, lewat kontak darah dan tinja disaat proses persalinan yang sudah dijelaskan diatas.

Pengobatan yang dilakukan pada infeksi virus hepatitis di masa kehamilan tidak berbeda dengan mereka yang tidak hamil. Penderita harus menjalani rawat inap dirumah sakit hingga gejala ikterusnya hilang, dan selain itu bilirubin serum berubah menjadi normal. Penggunaan dari obat-obatan yang digunakan adalah hepatotoxic yang harus dihindari. Dan kortison diberikan jika terjadi suatu penyulit.

Tidak adanya larangan yang lebih spesifik mengenai makanan jenis tertentu bagi mereka yang menderita penyakit hepatitis. Dan sebaiknya semua makanan dimakan oleh ibu hamil adalah makanan dengan kandungan kalori yang cukup dan mengandung protein didalamnya. Dan satu-satunya yang harus dilarang adalah makanan atau juga minuman yang mengandung alkohol.

Itulah informasi mengenai gejala hepatitis pada ibu hamil, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Gejala Hepatitis Pada Ibu Hamil

Posted in gejala hepatitis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Hepatitis

Gejala Penyakit Hepatitis – Penyakit hepatitis adalah suatu penyakit peradangan hati yang dpaat disebabkan oleh berbagai faktor. Dan umumnya penyakit hepatitis ini akan bersifat menular dan gejala awal mungikn tidak akan begitu terlihat, akan tetapi lama kelamaan kondisi kesehatan badan anda akan menurun, nafsu makan mengurang, air seni akan menjadi berwarna kuning, badan lemas, pusing dan sangat tidak akan tenang sekali hawanya.

Penyakit hepatitis juga biasanya akan berlangsung hingga mencapai 6 bulan dan itu juga termasuk dalam kategori hepatitis yang akut, sedangkan untuk penyakit hepatitis yang sudah akan berlangsung mencapai dari 6 bulan termasuk kategori “hepatitis kronis” dalam bahasa indonesia biasanya sering disebut oleh penyakit kuning. Sering disebut demikian karena penderita penyakit hepatitis dapat mendapatkan perubahan pada bagian warna kulit, mata dan juga kelenjar ludah yang menjadi agak kekuningan biasanya hal seperti ini akan dipicu oleh adanya peningkatan bilirubin yang akan terjadi pada tubuh manusia. Dan sebelum itu kita perlu mengetahui adanya Gejala Penyakit Hepatitis terlebih dahulu.

Gejala Penyakit Hepatitis

Gejala Penyakit Hepatitis

Dibawah ini merupakan Gejala Penyakit Hepatitis diantara nya adalah :

  • Pertama Gejala Penyakit Hepatitis biasanya akan timbul gejala hepatitis yaitu menguning nya mata dan bagian kulit, merupakan salah satu ciri utama penderita penyakit hepatitis yang memang mungkin menjadi agak sulit dapat terdektesi untuk orang dengan kulit yang berwarrna agak gelap karena perubahan kurang akan dapat bisa terlihat. Dan adapun banyak orang yang salah kaprah bahwa gejala ini adalah kulit pucat karena anemia padahal bisa terjadi karena adanya gejala hepatitis.
  • Kedua Gejala Penyakit Hepatitis adanya peningkatan suhu badan menjadi salah satu gejala hepatitis selain itu juga gejala yang cukup sering adalah timbulnya demam yang biasanya disertai dengan menggigil seperti hipotermia.
  • Ketiga Gejala Penyakit Hepatitis biasa nya bagi penderita penyakit ini akan bakal kehilangan nafsu makan yang amat drastis, gejala hepatitis ini akan dapat dibarengi dengan muntah serta munculnya urine yang berwarna kuning. Dan bila mengalami gejala demikian sebaiknya anda harus mewaspadai bahwa hal tersebut adalah Gejala Penyakit Hepatitis.
  • Keempat Gejala Penyakit Hepatitis adalah gejala muntah-muntah yang sangat mudah terjadi meski hanya karena penyebab yang ringan biasanya penderita akan dapat mmengalami muntah atau mual ketika ada epidemi hepatitisdi.
  • Kelima Gejala Penyakit Hepatitis biasanya bagi penderita penyakit ini akan mengalami gatal-gatal, terutama pada penderita hepatitis dari jenis obstruktif efek gatal semacam ini biasa nya akan disebabkan karena adanya saluran empedu yang tersumbat, dan akhirnya gagal dalam memberikan empedu untuk kebutuhan metabolisme bilirubin, dan penderita akan dapat mengalami gatal-gatal hampir secara menyeluruh.
  • Keenam Gejala Penyakit Hepatitis yang terakhir adalah biasanya akan dapat membuat penderita menjadi tidak suka rokok jadi agak unik juga, karena tidak perlu diberi saran untuk tidak merokok karena biasanya   si penderita dengan sendiri nya malah akan menjadi menghindari adanya rokok.
Posted in gejala hepatitis | Tagged , , , , | Leave a comment

Tentang Penyakit Hepatitis C

Jenis hepatitis ini disebabkan oleh virus hepatitis C (VHC). Virus ini sebalumnya dikenal dengan virus hepatitis non A-non B(NANB_ uang menyebabkan kasus-kasus hepatitis pascatransfusi darah atau produk darah sehingga disebut juga sebagai transfusion-associated hepatitis (hepatitis yang berhubungan dengan transfusi). Tentang penyakit hepatitis C dikenal mempunyai masa tunas yang lama dan sering disertai tanda-tanda subklinis yang ringan, tetapi dengan tingkat kronitas (kejadian menjadi kronis) dan progresivitas ke arah sirosis yang tinggi.

Pertumbuhan virus penyakit hepatitis C sangat cepat dan tingkat kronitasnya lebih tinggi dibandingkan hepatitis B dan virus hepatitis lainnya. Selain itu, secara genetik VHC mempunyai banyak tipe virus dan tingkat mutasi tinggi sehingga belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit hepatitis C. Sebagian besar dan infeksi virus hepatitis C, yaitu sekitar 80-90% akan berkembang menjadi kronis (penyakit hati menahun). Jika hepatitis kronis tidak diobati dengan tuntas dapat berkembang menjadi sirosis dan kanker hati yang sukar diobati sehingga harus dilakukan transplantasi (cangkoko hati). Di Indonesia, transplantasi hati sulit dilakukan karena faktor kesulitan donor.

Walaupun tingkat kronitas hepatitis C lebih tinggi dibandingkan dengan hepatitis B, tetapi perjalanan kliniknya lebih ringan. Tentang penyakit hepatitis C lebih mudah disembuhkan jika diberikan pengobatan yang tepat secara dini. Hal ini karena materi genetik virus hepatitis C berupa RNA (ribonucleic acid) yang menempel diluar sel, sedangkan pada virus hepatitis B materi genetiknya berupa DNA (Deoxyribonucleic aacid) yang menempel pada gen sehingga penyakitnya lebih sukar diobati.

Berikut ini cara penularan tentang penyakit hepatitis C :

  1. Parenteral
    Umumnya, terjadi melalui tranfsui darah, sutikan, atau produk darah yang belum diskrining. Resiko tinggi pasien cuci darah, hemofilia, talasemia dan orang yang mendapat suntikan melalui intravena.
  2. Kontak dengan penderita
    Penularan hepatitis C dari orang ke orang belum jelas mungkin terjadi melalui penggunaan bersama alat cukur atau sikat gigi dalam keluarga.
  3. Transmisi seksual
    Kontak seksual dengan banyak pasangan atau dengan penderita hepatitis.
  4. Kongenital/Neonatal
    Ibu yang terserang hepatitis menularkan virus hepatitis C pada bayinya, tetapi angka kejadiannya juga kecil.
  5. Transmisi non-paranteral
    Kasus hepatitis sporadik menunjukkan bahwa hepatitis C dapat ditularkan melalui cara non-parenteral.
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penularan Hepatitis

Jika anda terinfeksi hepatitis B dan C, anda bisa menularkan virus kepada orang lain, sehingga anda perlu mengambil tindakan pencegahan, antara lain :
– Jangan menyumbangkan darah, organ tubuh, atau jaringan lainnya.
– Jangan berbagi barang pribadi anda yang mungkin terkena darah seperti sikat gigi, peralatan gigi, kuku perawatan peralatan, atau pisau cukur.
– Tutup luka untuk menjaga dari penyebaran virus hepatitis.
– Meminta keluarga anda dan orang yang hidup dirumah bersama anda untuk pergi ke dokter. Tes darah sederhana dapat menunjukkan apakah mereka telah terinfeksi virus hepatitis.
Mereka yang tidak terinfeksi harus menerima vaksin hepatitis B
– Hindari seks tanpa kondom, dan minta pasangan anda untuk divaksinasi.
– Membuang barang-barang pribadi yang terkena darah atau cairan tubuh anda yang lain disembarang tempat.
– Cuci tangan anda dengan sabundan air setelah menyentuh darah atau cairan tubuh anda sendiri.
– Jika anda hamil, beritahu dokter anda bahwa anda terinfeksi. Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HBV harus diberikan HBIG dan vaksin HBV dalam waktu 12 jam kelahiran.
– Beritahu dokter dan dokter gigi bahwa anda memiliki virus hepatitis B
– Jangan mengunyah makanan untuk bayi.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Hepatitis Akut dan Kronis

Hepatitis akut adalah penyakit yang timbul dengan cepat, tajam dan menyakitkan. Gejala hepatitis akut lebih menyakitkan tetapi hanya bertahan selama beberapa bulan.

Tergantung pada sistem kekebalan tubuh pasien, gejala-gejala akut berkisar dari ringan sampai gagal hati yang berat. Beberapa jenis virus hepatitis lebih mungkin untuk menciptakan gejala-gejala akut seperti jenis B, sementara jenis C biasanya menginduksi gejala-gejala ringan.
Hepatitis kronis mempunya gejala tidak terlalu parah namun terus dirasakan penderitanya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Gejala biasanya ringan, tetapi infeksi terus menerus dan terjadi penghancuran jaringan sehingga menyebabkan kerusakan hati yang mengarah ke sirosis, gagal hati, atau kanker hati.

Sebuah hepatitis dianggap akut selama 6 bulan pertama setelah terkena. Ini adalah periode rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari infeksi hepatitis. Jika anda menjalani tes untuk virus hepatitis selama 6 bulan, dan ternyata hasilnya masih menunjukkan infeksi virus hepatitis -ada anda, berarti penyakit anda masuk pada tahap kronis.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Hepatitis E

Hepatitis E mirip dengan hepatitis A. Virus hepatitis E (HEV) ditularkan melalui kotoran manusia ke mulut dan menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Hepatitis E menyebabkan penyakit akut tetapi tidak menyebabkan infeksi sirosis. Secara umum penderita hepatitis E sembuh tanpa penyakit jangka panjang.
Pada sebagian sangat kecil pasien (1-4%), terutama pada ibu hamil, hepatitis E menyebabkan gagal hati akut berbahaya.
Saat ini belum ada vaksin hepatitis E yang tersedia secara komersial. Anda hanya dapat mencegahnya melalui penerapan standar kebersihan yang baik.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Hepatitis D

Hepatitis D juga disebut virus delta, adalah virus cacat yang memerlukan pertolongan virus hepatitis B untuk berkembang biak.
Jika anda hanya bisa mendapatkan virus D jika anda sudah terinfeksi dengan hepatitis B. Virus Hepatitis D (HDV) adalah yang paling jarang.
Pola penularan hepatitis D mirip dengan hepatitis B. Infeksi hepatitis D dapat terjadi bersamaan (koinfeksi) atau setelah seseorang terkena hepatitis B kronis (superinfeksi)
Orang yang terkena koinfeksi hepatitis B dan hepatitis D mungkin mengalami penyakit akut serius dan beresiko tinggi mengalami gagal hati akut.
Orang yang terkena superinfeksi hepatitis D biasanya mengembangkan infeksi hepatitis D kronis yang berpeluang besar menjadi sirosis.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Hepatitis C

Hepatitis C menular terutama melalui darah. Virus ditularkan terutama melalui penggunaan jarum suntik dalam kondisi tidak higienis.
Penularan virus hepatitis c (HCV) juga dimungkinkan melalui hubungan seksual dan dari ibu ke anak saat melahirkan , tetapi kasusnya loebih jarang.
Seperti halnya pada hepatitis B banyak orang yang sehat menyebarkan virus ini tanpa disadari.
Gejala hepatitis C sama dengan hepatitis B, namun hepatitis C lebih berbahaya karena virusnya sulit menghilang.
Pada sebagian besar pasien (70% lebih), virus HCV terus bertahan didalam tubuh sehingga mengganggu fungsi liver.
Evolusi hepatitis C tidak dapat diprediksi. Infeksi akut sering tanpa gejala (asimtomatik). Kemudian, fungsi liver dapat membaik atau memburuk selama beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Pada sekitar 20% pasien penyakitnya beekembang sehingga menyebabkan sirosis. Saat ini belum ada vaksin yang dapat melindungi kita terhadap hepatitis C.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment